Translate

Senin, 31 Januari 2022

Welcome February

Dear

February


 Hari-hari ku mulai kembali. Adzan subuh berkumandang saling .bersaut-sautan. Pertanda sholat subuh pun dapat dimulai. Sesegerah aku menghentian semua ativitas yang ada . Ku ambil air wudlu dan sejenak menunaikan kewajiban. Setelah semuanya selesai aku melanutan untuk menulis salam pembuka untuk Bulan Februari. Goresan-goresan papan keyboard bersenandung dengan ramahnya. Saat ku tatap kedepan terlihat gelap gulita, namun ada satu titik terang yaitu lampu penerangan jalan di depan rumah. Kendaraan lalu lalang silih berganti, ke timur dan ke barat tiada henti. Aku hanya memandangi saja. Seakan hiru pikuknya jalan raya . Di Februari ini harapanku adalah dapat mengikuti sidang pendadaran dengan sempurna dan wisuda tepat ditahun ini. Aku ingin sekali membanggakan Kedua orang tuaku dan keluarga besarku. Februari selamat datang semoga dibulan ini mendapatkan keberkahan yang luar biasa. Selalu rasa syukur, Alhamdulillahhi Robbil'alamin harus terus diucapkan sebagai rasa syukur. Februari, berpihaklah kepada ku tiada daya dan kehendak selain atas izin Alloh SWT Buat alian yang membaca tulisan ini semoga alian selalu mendapat keberuntungan dari Tuhan kalian.

Happy February,

Love,

NAE

Minggu, 30 Januari 2022

Part 2

 

        "...hari-hari semakin terasa berat.Sungguh berat hingga akhirnya aku menemuan K-pop. Yaa, musik pop dari Korea. Tak hanya rupanya yang menawan namun koreografi dan musiknya sangat bagus. misalnya SHINEe ,SUPER JUNIOR dan masih banyak lagi musik yang membuat mood menjadi lebih baik. Selain itu ada juga Rossa atau yang sering dipanggil Teh Occa yang lagu-lagunya nyambung banget sama kehidupanku. Tak hanya itu, lagu-lagu religi dan sholawat pun tak ketinggalan. Yaa, karena agama ku Islam jadi harus kembali kepada keyakinan ini sejak dari lahir. Alhamdulillah. Selain itu lagu dari Maher Zain juga bikin suasana adem. Sebetulnya aku belum bisa bernyanyi dengan baik, aku hanya senang mendengarkan musik sesuai perasaan ku saat itu juga.

         Saat ini, saat tulisan ini ditulis aku berharap dapat sembuh dan normal dari semua kegilaan ini. Sudah cukup aku merasa gila. Hahaha gila,yaa saatnya BIPOLAR SPEAK UP ! Banyak sebetulnya pandangan-pandangan orang lain terhadap penderita Bipolar tentang hal aneh-aneh yang telah dilakukan. Dengan adanya jejak rekam menulis bisa saja mengingatkan masa-masa terberat yang pernah dilalui. Betapa beratnya ujian dari  Alloh Swt yang sedang menguji hambanya melalui bipolar. Bipolar sendiri banyak macamnya bisa karena stres/ tekanan, depresi, dll.    

         Apa sih BIPOLAR ? mungkin sebagian dari kalian masih awan terhadap kata ini? Mari cari tahu. Karena Kesehatan mental itu penting.aku menuliskan cerita ini karena aku mau orang lain yang membaca dapat mengambil hikmah dari pengalaman yang telah teradi. Kisah ini belum sepenuhnya selesai. Kisah ini tidak akan berhenti begitu saja karna kisah ku belum berakhir. Banyak kejadian-kejadian yang tak bisa dijelaskan telah terjadi. Seperti saraf yang sedang bekerja mengendalikan pikiran kita. Saraf yang terus bekerja menerjemahkan apa yang sedang kita lakukan. Saat ini hanyalah rutin meminum vitamin yang telah diresepkan dokter. Yaa, Dokter dan Psikiater sangatlah penting dalam mendampingi seorang yang terkena bipolar. Aku ingin berterimakasih kepada seluruh dokter dan psikiater yang telah mendampingiku selama ini. Jasa mereka abadi, semoga Alloh Swt. memberikan pahala dan keberkahan dalam dunia maupun akhirat. (Aamiin) . Bagi siapa saja yang membaca tulisan saat ini tetaplah bersyukur dalam kondisi apapun dimanapun dan dalam keadaan yang sedang dijalani.

Terima kasih, semuanya. Aku akan bekerja cerdas untuk melanjutkan karya ini, 

Selamat Tahun Baru 2022.

Jumat, 21 Januari 2022

Happy New Year 2022

"... Perlahan usia semakin menua, Tahun ini umur ku 22 Tahun 4 bulan ++ (kalau gak salah yaaa, kurang lebihnya yaaa segitulah). Tahun ini ada dimana aku sedang mengerjakan Tugas Akhir kuliah ku.Aku yakin pasti 2022 bisa lulus tepat waktu. Ada Dimana Harus bolak-balik Kebumen-Jogja hanya untuk sekedar bimbingan Artikel Ilmiah. Masa-masa ini aku lewati dengan penuh suka dan duka.Seperti layaknya asam manis kehidupan. Ditahun baru lalu aku mencurahkan isi hatiku untuk menulis, namun faktanya dalam satu tahun hanya ada beberapa karya. Sungguh tak mudah untuk mendapatkan sebuah Maha Karya seperti apa yang aku bayangkan. Tahun demi tahun terus bertambah, perlahan beberapa karya seperti berbuah menghasilkan sebuah karya yang semoga dapat dinikmati dan bermanfaat bagi pembaca. Hal sederhana itu yang membuat seakan rasanya diriku menjadi orang yang bermanfaat. Namun, perasaan sedih selalu menyelimuti dimana ketika sebuah karya tidak ada yang berkenan menegok bahkan membacanya. Kebanyakan generasi milenial lebih memilih media sosial lainnya yang lebih update. Dibanding membaca kisah orang lain di blogger . Namun, bagi beberapa reader yang punya rasa ingin tahu pasti akan membaca dan kebanyakan tipe orang ini adalah mereka yang dengan mudah mau mendengarkan kisah orang lain.

Bagiku tidak semua orang terlahir dengan bakat menulis, namun menulis dapat diciptakan karena terus-menerus dilakukan. (NAE)

Aku yakin dan percaya bahwa tulisanku ini adalah suatu Nikmat Alloh SWT yang telah dianugerahkan sebagai keaaiban. Ada pepatah dari drakor " A Miracle is another name hard  work"  (To the Beautiful You) yang diperankan oleh Bang Minho SHINEe dan mendiang Sulli f(x). Sekitar tahun 2012 drakor ini tayang yang meninggalkan sebuah kekuatan keajaiban kepada ku. Karisma Bang Minho yang luar biasa membuat diri ku terpanah. Seakan panah asmara yang menembus dinding batubara. Pertama kalinya kepo dengan Aktor Korea dan ternyata ia juga Idol K-Pop. Luar biasa memang bakat yang dimiliki Bang Minho. Singkat cerita itulah awal mulai aku mulai menyukai K-Culture . Setiap Kebudayaan pasti ada sisi yang berbeda, tidak langsung menerima begitu saja. Perlu memilah mana yang berguna dan berdampak positif bagi kita. Yaa kan pasti donggg.

~

Hari ini cerah,

Langit tak nampak kemerahan,

Bukan berarti tidak sedang marah,

Merah Putih yang berkibar di lapangan tengah,

membuat tangan bertengadah,

harapan yang begitu gundah,

perasaan murung, sedih, dan lelah.

(Ambal, 2012)

Dimasa tahun kedua putih biru ku, aku adalah siswi dari Kisik (nama pantai di Pantai Selatan tepatnya Samudera Hindia)  yang ambisius . Aktif dalam kegiatan berorganisasi pramuka dan PMR Madya SMP N 1 Ambal. Bukan rahasia lagi bahwa didikan kepramukaan diwaktu itu penuh dengan tanda tanya. Yang katanya senioritas dan perpeloncoan membuat citra dewan kerja yang galak. Hari-hari ku penuh tantangan semacam kisah Boden Powell Sang Bapak Pandu Dunia. Selain itu keaktifanku di PMR membuat diriku dipercaya untuk mengajari adik-adik tingkat tentang pengetahuan Kepalang Merahan.Rasa Percaya diri dan sikap pemimpin yang dimiliki saat itu membuat diri ku semakin ambisius untuk menunjukan bahwa aku pasti bisa. Tapi tidak dengan takdir Alloh SWT, Alloh SWT memberikan teguran keras untuk tidak terlalu ambis dalam mengejar sesuatu. Seakan benang yang putus akibat badai yang menerjang. Entah kenapa aku sakit selama 40 hari, itu yang tertulis di Buku Laporan Belajar ku. Entahlah saat itu medis belum mampu mengungkapkan. Suasana sekolah dan keluarga panik dan memutuskan untuk mebawaku ke Rumah Sakit di Kebumen. Saat itu aku ingat betul psikiater yang menanganiku.Aku masuk ruangan putih bersih ber-AC sehingga suasana menenangkan pikiranku. Disuruhnya aku mencuci tangan dan duduk di depannya. Konsultasi dimulai dengan begitu ramah dan membuat rasa ini sedikit lega. Seakan beban beton mulai terangkat di pundak ku.Tarik nafas, buang nafas. "A I U E O A I U E O" aku menirukan apa yang diperintahkan. Masih ku ingat pesan dari Ibu Psikiater "Masalah berawal dari titik. Jika terus berlangsung semakin lama semakin memutar bahkan bisa membentuk angin puting beliung." kurang lebih seperti itulah. Jadi ada masalah sekecil apapun itu angan menyepelekan khususnya masalah kesehatan. TO BE CONTINUE