(Karya : Nur Aulia Elgietasari)
Tarikan nafas setiap umat
adalah karunia nikmat
setiap lantunan dzikir terucap penuh hikmat
ucapan rasa syukur dari doa agar selamat
disambut rintik hujan yang menari
beriringan jatuh ke bumi sambil bernyanyi
di tengah malam sunyi penuh arti
dalam kegundahan suara hati
bak langit tanpa matahari
Terpejam mataku perlahan terbuka
kegelapan hati perlahan temukan titik cahaya
ku ambil air suci bermakna
bersujud ku di hadapan Sang Pencipta
syukur yang tiada batasannya
mengiringi alunan doa di sepertiga malam
menangis ku di hadapan Mu
tersipu malu atas dosa-dosa ku
seperti diri yang penuh lumpur
Sadar
di hadapan Mu aku hanya bisa bersandar
terbangun mengingat atas semua dosa ku
lalai akan kewajibanku
lalai akan sunnahnya
lalai akan rasa syukur kepada-Nya
bagaimana aku bisa ?
harapkan surga tapi tanpa cerminkan hamba-Nya
tanamkan langkah untuk hijrah
perlahan hilangkan amarah
ingat Tuhan Yang Maha Pemurah
jauhkan diri dari rasa serakah
Tuhan kuatkan hati ini
perbaiki diri jauhi iri dengki
kembali di jalan yang Kau ridhoi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar