Translate

Kamis, 15 Desember 2016

SAJAK CINTA





Berjalan menyusuri relung hati. Terpaku pada lubuk hati  . Wahai Sang penjaga hati jagalah hati ini bebaskan dari rasa bersalah. Jauh dari relung sukma ku langkahkan niat tuk menjaga karunia ini.
Kau yang mendekat semakin mendekat maka aku akan menjauh atau bahkan semakin menjauh.
Ku lakukan karna aku ingin mejaga karunia ini. Aku tak mau kau dan aku atau kita terluka.
Aku tau kau yang sayang padaku, aku tau kau yang menjaga aku dari jauh, aku pun merasakan lantunan doa yang kau panjatkan,  rasa itu memang ada.
Kesalahpahaman diantara kau dan aku membuat hatiku menjadi gundah . Bagaikan kayu yang terbakar oleh api begitulah perasaanku meluap.
Dengan sabar dan jujur kau menerangkan dengan tulusnya . Tak mudah ku percaya, tapi kau  ungkapkan dengan nyata. Akupun percaya.
Apa aku terlalu khawatir ketika aku akan takut kehilanganmu?
Atau karunia ini yang begitu dalam kepada mu ?
Oh Sang Maha Pemilik Hati teguhkan aku di atas agama-Mu.
Syair syair tak mampu menjelaskannya
Lagu merdu tak dapat mengkiaskannya
Telah lama aku jauh menghilang darinya
Kini aku merindukan sosoknya.

**
Disapanya membuat karunia ini bersemi kembali
Hati ini tak mampu membendung derasnya rindu seakan telah tergali
Tatapan mataku hanya tertunduk malu tak mampu aku menatapnya
Seakan memang benar hati tak dapat berbohong ketika mulut berbicara
Ketika diam membisu mata berbinar jujur mengatakan
Bahwa memang benar ini adalah karunia yang harus dijaga
Walaupun dalam diam dengan alunan doa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar