Translate

Sabtu, 02 Januari 2021

Happy New Year 2021

Sebuah Pengantar

Salam Literasi!

 "... tak terasa sudah berganti tahun, yaa 2021. Hari baru di hari ke-3 tepat tulisan ini dirilis merupakan catatan pertama ditahun 2021. Praises to Alloh, tak henti-hentinya bersyukur sehingga catatan ini huruf perhuruf kata perkata hingga kalimat nan terangkai menjadi sebuah kumpulan paragraf dapat tersusun walaupun tak begitu rapi. 
Hari baru mulai terisi lembaran-lembaran baru seperti gelas yang terisi air kembali terisi. Harapan demi harapan mulai terbayangkan. Mulai ada angan terkumpulkan. Mulai memberanikan diri untuk mewujudkan untuk menjadi penulis yang mengumpulkan sebuah karya persembahan untuk sebuah maha karya. Membantu mewujudkan budaya menulis-membaca untuk Indonesia Tercinta. Demi sebuah sedikit perubahan. Dan keinginan memanfaatkan diri sendiri untuk memberikan sedikit manfaat kepada orang lain tentang cerita,pengalaman,dan pengetahuan yang semoga bermanfaat..."

        Menulis, apapun itu yang sedang aku pikirkan. Seakan angin yang selalu bisikan perkataan yang ingin ia sampaikan. Bakat? percuma saja jika disia-siakan, seperti membuang dollar dengan menebar secara percuma. Dengan revolusi 2021 akhirnya memberanikan diri untuk menulis. Merangkai sebuah kata demi untaian kata. Berharap suatu saat diri ini mampu menciptakan sebuah karya Best seller yang diterbitkan di Gramedia. Cukup 1 karya nan luar biasa suatu saat mampu bertengger disana bersama jajaran penulis yang luar biasa sudah bersyukur rasanya. Harapan dan doa serta usaha penuh harus digerakan. Rasa malas dan tak percaya diri harus disingkirkan.

"... berawal dari Sekolah Dasar, ditunjuk sebagai siswa pilihan untuk mengikuti cipta dan baca puisi di tingkat kecamatan membuat diriku menjadi mengenal kompetisi untuk medapatkan sebuah pencapaian. Pagi, siang, dan sore dengan bimbingan Bapak guru nan sabar membuat hati ini menjadi semakin tegar dengan giat berlatih. Benar memang pepatah mengatakan, tiada usaha menghianati hasil. Sebuah awal pencapaian luar biasa. Lanjut, saat Sekolah Menengah Pertama beberapa karya puisi masuk dalam majalah MOP tak berhenti disini sebuah pencapaian tertinggi saat Sekolah Menengah Atas dalam ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional sebuah karya mampu menghantarkan mewakili Kabupaten Kebumen menuju tingkat Provinsi. Yaa, walaupun belum nasional tetap saja ini sebuah pencapaian. Tak lelah berkompetisi 2018 mencoba Pekan Seni Mahasiswa Daerah D.I.Y. dalam cabang baca puisi. Disini cukup jadi peserta sudah alhamdulillah mewakili kampus tercinta. Semoga perjalanan ini mampu menjadi modal dalam menulis unuk sebuah Maha Karya..."

~nae

3 komentar: