Translate

Kamis, 14 April 2022

Love myself

      



        Saya adalah mahasiswa pariwisata. Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo adalah kampusku. Salah satu perguruan tinggi pariwisata swasta di Yogyakarta, Indonesia. Beralamat di Banguntapan, Bantul, DIY. (Jl. Ahmad Yani No 52 Ring Road Timur). Lama pendidikan yang saya tempuh kira kira tidak lebih dari 4 tahun. Selama pendidikan saya mengikuti salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa Karawitan Prawita Adiwidya. Tidak terlalu lama saya mengikuti kegiatan tersebut karena disibukan dengan organisasi lain. Ketika dirasa cukup selama satu semester saya tidak aktif lagi.

    Tahun 2018 adalah tahun pertama kuliah saya di pariwisata. Saya memilih jurusan dan kampus sendiri. Tidak ada pemaksaan untuk masuk prodi pariwisata. Ini merupakan salah satu tanggung jawab terbesar yang saya ambil. Selama belajar saya selalu berusaha yang terbaik dan selalu menjadi mahasiswa yang ambisius. Terbukti dengan IP semester satu mendapatkan nilai sempurna yaitu 4.0 dari 4.0. Pencapaian yang luar biasa dalam hidup saya. Saya dapat membuktikan pilihan kuliah sesuai minat dan bakat.

    Paguyuban Mas dan Mbak Duta Wisata Kebumen telah mewadahi Pemuda Kebumen dalam meningkatkan pengetahuan, kepribadian, sopan, santun, dan kecerdasan dalam mempromosikan pariwisata Kebumen. Selain itu berkontribusi langsung dalam pengembangan pariwisata Kebumen. Duta Wisata tentunya menjadi garda terdepan disetiap wilayah dalam membantu meningkatnya pariwisata. Hati saya selalu terpanggil untuk dapat berkontribusi langsung di kampung halaman saya, yaitu Kebumen. 

    Dengan menjadi Duta Wisata Kebumen di tahun 2018, saya ikut berpartisipasi untuk mempromosikan Pariwisata Kebumen hingga kacah Internasional. Dengan alasan inilah saya memilih melanjutkan kuliah di prodi Pariwisata di tahun 2018. Ditahun 2019, saya juga mengikuti pertukaran pelajar selama 1-7 April di BURAPHA UNIVERSITY. Belajar bahasa dasar Thailand, budaya, dan pariwisata. Menambh skill bahasa inggris sekaligus memperkenalkan kebudayaan Indonesia Kepada orang Thailand. Hal yang paling berkesan adalah saya dapat memperkenalkan Batik Khas Kebumen di tingkat Internasional. Selain itu mempelajari wisata domestik Thailand yang mayoritas penduduknya beragam Budha. Banyak kunjungan destinasi wisata seperti Wat Benchamabopit (The Marble Temple), Saensuk Temple, namun tidak hanya itu, saya juga berkunjung ke MBK Mall,  Siam Paragon, Discovery Center Mall, dan Si-pak floating market. Belajar pariwisata secara global sngatlah penting bagi saya untuk mendapatkan ilmu pengetahuan yang baru. Saya merasa masih memiliki pengetahuan yang kurang untuk mengembangkan potensi wisata di Kebumen. Sehingga saya membutuhkan pendidikan yang lebih tinggi. Alasan saya memilih Korea Selatan memiliki kampus yang terkenal akan prodi Master Hotel and Tourism Management di Sejong University merupakan salah satu universitas yang memiliki prodi Magister Hotel and Tourism Management yang terbaik di Korea Selatan karena Korea Selatan memiliki 4 musim dan sebagaian besar penduduknya Atheis atau tidak memiliki agama. Saya ingin mempelajari mengapa halal tourism mampu berkembang baik di negara atheis. Sedangkan, Indonesia sebagian besar penduduknya adalah muslim. Saya berfikir bahwa halal tourism apakah akan cocok dikembangkan di Indonesia karena sebagian konsumenya adalah muslim.

        Dengan saya berkuliah di Sejong University saya dapat mengamati langsung / penelitian, mengumpulkan data, menganalisis, melakukan wawancara dan dapat mengambil kesimpulan dengan data yang didapat.Setelah mendapatkan pengetahuan, ilmu yang cukup secara global tourism dan study khusus di Korea Selatan tentunya saya akan kembali ke Indonesia untuk membangun pengembangan pariwisata di Kebumen, bahkan dapat berdampak dan bermanfaat untuk Indonesia.Memulai dengan hal kecil di desa. Melakukan edukasi kepada warga sekitar tentang peran pariwisata Indonesia terhadap devisa negara. Melakukan sadar wisata secara langsung dengan memanfaatkan potensi SDA yang ada di Desa Kenoyojayan, Kebumen, Indonesia. MemanfaatkanSDM menjadi sumber daya pariwisata dengan memberikan Ilmu pengetahuan pariwisata dan melatih kemampuab bahasa agar dapat ilmu yang saya punya dapat bermanfaat untuk negara. Menjadi entrepreneur di bidang pariwisata yang dapat membuka lapangan pekerjaan sehingga dapat mengurangi tingkat pengganguran di Indonesia. Setelah bermanfaat untuk mengembangkan potensi di Desa Kenoyojayan saya memiliki harapan dapat mengabdi kepada negara melalui pendaftaran pegawai negeri sipil. Ketika kuliah di semester 6 saya melakukan OJT / magang kuliah di DISPARBUD KEBUMEN dibagian pengembangan. Disini saya belajar langsung PNS bekerja mengabdi kepada negara pergi pagi pulang sore untuk melaksanakan tanggungjawabnya terhadap pengembangan pariwisata di Kebumen. Selain itu para pegawai yang mengerjakan tugasnya secara teliti demi kelancaran pengembangan pariwisata dapat berjalan dengan lancar. Seperti adanya pengembangan di Pantai Logending. Pengembangan sarana dan prasarana, seperti pembangunan panggung hiburan, pembangunan kios di Pantai Logending dan Gapura.

2 komentar:

  1. Terima kasih Aul share kandungan ini,maelakunkan apa yang anda dahulu 💫💯

    BalasHapus